PERBEDAAN MARKETING SOSIAL DAN KOMERSIL
1.Pengertian
pemasaran sosial dan komersil
"Pemasaran sosial adalah
sebuah proses yang menerapkan prinsip-prinsip pemasaran dan teknik untuk
membangun, mengkomunikasikan, dan meciptakan nilai untuk mempengaruhi perilaku
khalayak sasar yang menguntungkan masyarakat (dalam berbagai aspek sosial
seperti kesehatan masyarakat, keselamatan, lingkungan dan budaya) serta
khalayak sasar itu sendiri." - Phillip Kotler, Nancy Lee dan Michael
Rothschild (2006).
Pada dasarnya sosial marketing
adalah strategi “menjual” gagasan untuk mengubah pemikiran, sikap dan perilaku
masyarakat. Berdasarkan pengalaman, penerapan strategi pemasaran dalam dunia
sosial terbukti dapat memberdayakan organisasi dalam memperoleh dukungan untuk
melanjutkan hidupnya, antara lain dalam memperoleh sumber dana potensial yang
berasal dari masyarakat secara luas (fund raising).
Sedangkan dalam pemasaran
komersial yaitu marketing mix yang
terdiri dari produk (product), harga
(price), distribusi (place) dan promosi (promotion), tidak dapat ditinggalkan dalam SM. Secara prinsip
konsep ini sama penerapannya dan adanya perbedaan di sana-sini adalah merupakan
konsekuensi logis dari perbedaan konteks antara kegiatan komersial dan sosial.
Berikut ini kosep marketing mix dalam SM .
2. Perbedaan
marketing sosial dan komersil
Perbedaan mendasar antara
pemasaran komersial dan pemasaran sosial adalah pemasaran sosial menargetkan
keinginan masyarakat untuk memperbaiki atau meningkatkan kualitas hidup mereka.
Oleh karena itu partnership dan policy ditambahkan pada rumusan sosial
marketing karena kemitraan menjadi tujuan organisasi dan tidak ada artinya
upaya mengubah perilaku jikalau tidak dilakukan upaya untuk mendorong
tersusunnya kebijakan. Secara khusus pemasaran komersial dengan pemasaran sosial
terdapat perbedaan, diantaranya :
- Penggunaan produk sosial sering kali lebih rumit.
- Produk sosial lebih kontoversial
- Produk sosial tidak memberikan keuntungan yang tampak dan dapat dirasakan secara langsung.
- Distribusi produk sosial sulit digunakan dan dikontrol
- Pasar Produk sosial sulit dianalisis
- Sasaran produk sosial memiliki sumber terbatas
- Ukuran keberhasilan penjualan produksi social lebih berat dari pada produk komersial
Pemasaran
sosial berorientasi pada konsumen berbeda dengan pemasaran komersial yang
orientasinya pada perusahaan, sehingga keberhasilan pemasaran sosial ditentukan
oleh ukuran konsumen atau masyarakat. Konsumen sebagai tolak ukur proses
mempunyai empat unsure yaitu produk, harga, tempat dan promosi, peranan
konsumen tidak hanya sebagi sasaran namun juga sebagai pengukur kegiatan
sehingga berpengaruh dalam penentuan strategi pemasaran.
Produk
yang dijual dala pemasaran sosial adalah produk sosial atau produk yang secara
sosial bermanfaat, seperti jenis pelayanan (pemeriksaan ibu hamil, penimbangan
balita) atau perilaku baru (berhenti merokok, olahraga) dapat juga berupa benda
nyata (kapsul vitamin A, tablet besi untuk tambah darah) yang disesuiakan denga
keterbutuhan dan minat masyarakat. Harga
dalam pemasaran social ditentukan berdasarkan manfaat atau kemudahan yang dapat
dinikmati oleh masyarakat, berbeda dengan pemasaran komersial yang didasarkan
pada besarnya biaya yang diperlukan untuk memproduksi suatu barang. Harga dapat
berupa uang, kesempatan, status dan waktu. Tempat pemasaran sosial adalah lokasi tempat produk dapat
diperoleh. Promosi bertujuan
untuk membujuk konsumen atau kelompok sasaran tertentu agar tertarik dengan
produk yang ditawarkan.
v
Poin
penting dari pemasaran sosial adalah (Kotler, 2002: 5).
(1)Suka rela (tidak ada hegemoni/kapitalis yang memaksakan)Salah satu tantangan terbesar dari pelaksanaan social marketing adalah perubahan perilaku secara suka rela.
(2) penerimaan, penolakan, perubahan dan meninggalkan perilaku
Agen perubahan (social marketer) berharap target audience melakukan satu dari empat hal (a) menerima perilaku yang baru (b) menolak perilaku lain yang potensial (c) merubah perilaku sebelumnya (d) meninggalkan perilaku yang lama dilakukan.
(3) keuntungan berada pada individu, kelompok atau masyarakat
Tidak seperti
sektor pemasaran komersil, dimana keuntungan utama diraih oleh korporasi atau
pemegang kuasa (stake holder). Keuntungan dalam konsep sosial marketing
ditujukan pada individu, kelompok dan masyarakat sebagai satu kesatuan.
Berbeda dengan
pemasaran sektor komersil yang menjual barang dan jasa, social marketer menjual
perubahan perilaku. Perbedaan dengan sektor pemasaran
komersil (2002: 10):
a. Produk
Produk
yang dijual pada sosial marketing berupaya menjual perubahan perilaku sedangkan
commerisial marketing produk utamanya menjual barang dan jasa secara.
b. Tujuan
Dalam
sektor commercial marketing, tujuan utamanya ialah peningkatan finansial bagi
marketer. Pada sosial marketing bertujuan peningkatan individu atau sosial.
c. Kompetitor
Secara
teknis keduanya memiliki kompetitor. Hanya pada commercial marketing
kompetitornya ialah organisasi lain yang menawarkan barang dan jasa yang sama
sedang social marketing lebih kepada perilaku sebelumnya (yang ingin diubah)
ataupun perilaku lain yang lebih disukai. Kemudian adanya perasaan
"senang" dan keuntungan melakukan "perilaku" sebelumnya.
d. Segmentasi
Segementasi
pada commercial marketing lebih terarah pada Kelompok/individu yang mampu
meningkatkan penjualan produk. Sosial marketing berfokus pada Kelompok/individu
yang dipandang memiliki permasalahan secara sosial.
REFERENSI
Gambling in California, USA - DrmCD
BalasHapusGambling in California, 안양 출장마사지 USA 용인 출장샵 · 구미 출장샵 Nevada 광명 출장샵 · Pennsylvania · Illinois · Nevada · New 고양 출장안마 Jersey · Colorado · Connecticut · Pennsylvania. Gambling in Michigan.